p-Index From 2021 - 2026
1.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Density Journal
Ekawati Laily Ramadhani
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EVALUASI KAPASITAS HILIR SUNGAI HANDIL BAKTI, BARITO KUALA Ekawati Laily Ramadhani; Ichwan Setiawan; Sa'dianoor
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v5i2.702

Abstract

Seiring dengan bertambahnya penduduk dan meningkatnya pembangunan pada wilayah Handil Bakti, yang merupakan daerah perbatasan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, menyebabkan perubahan lingkungan khususnya perubahan tata guna lahan. Perubahan ini mengakibatkan menurunnya fungsi sungai, kondisi Sungai Handil Bakti pada saat ini sering terjadi luapan akibat curah hujan yang tinggi dan pengaruh pasang surut dari Sungai Barito. Oleh karena itu diperlukan inventarisasi kondisi hilir Sungai Handil Bakti saat ini untuk mengetahui daerah mana yang sering tergenang jika terjadi hujan dan pasang tinggi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengevaluasi Sungai Handil Bakti dan mengetahui lokasi yang rawan mengalami genangan jika terjadi hujan dan pasang tinggi. Metode pengukuran dilakukan dengan tiga metode yaitu, pengukuran profil penampang sungai, pengukuran pasang surut, dan pengukuran debit aliran dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil evaluasi kondisi Sungai Handil Bakti dari hasil pengukuran dan pemodelan menggunakan program HECRAS 4.1.0 maka diketahui masih banyak ruas yang mengalami genangan jika pada saat pasang tinggi sungai terjadi, kondisi ini akan semakin bertambah parah jika pada saat yang bersamaan terjadi hujan. Adapun genangan terjadi akibat banyaknya sampah dan tanaman air liar sehingga mengakibatkan aliran sungai terhambat. Lokasi yang mengalami genangan berada pada sepanjang jalan dengan genangan kurang lebih 10 hingga 16 cm.
ANALISIS NON REVENUE WATER (NRW) PADA JARINGAN PERPIPAAN PDAM BERSUJUD, BATULICIN Ekawati Laily Ramadhani; Irwandy Muzaidi; Ichwan Setiawan; Ifal Ardhy; Sa'dianoor Sa'dianoor
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v6i1.848

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dalam penyediaan kebutuhan air kepada masyarakat umum. PDAM beroperasi di seluruh wilayah Indonesia satunya di Kecamatan Batulicin yaitu PDAM Bersujud. Seiring meningkatnya jumlah penduduk Kecamatan Batulicin mengakibatkan kebutuhan air bersih yang terus meningkat, sementara sarana air bersih dari PDAM masih terbatas. Salah satu faktor terbatasnya pelayanan distribusi PDAM disebabkan oleh kesulitan yang dihadapi pihak PDAM dalam penyampaian air ke berbagai lokasi berupa tekanan air yang tidak mencukupi untuk memenuhi persyaratan pemasangan jaringan pipa baru dari rumah ke rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kehilangan air yang sebenarnya di PDAM Bersujud, melalui analisis kehilangan air, analisis neraca air, dan analisis indeks kebocoran infrastruktur. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan tingkat kehilangan air (NRW) di PDAM Bersujud selama tahun 2022-2023 adalah sebesar 219.168 m3/tahun, atau setara dengan kehilangan air sebesar 33%. Rincian kehilangan air ini terbagi menjadi kehilangan non-fisik sebesar 18.395,57 m3/tahun, dan kehilangan fisik sebesar 200.772,39 m3/tahun. Penilaian indeks kebocoran infrastruktur (ILI) di PDAM Bersujud didapatkan nilai sebesar 15,74 yang mana termasuk dalam kategori C (lemah) yaitu tingkat kehilangan air cukup tinggi.
EVALUASI PADA SALURAN DRAINASE PEMUKIMAN JALAN TONHAR KOTA BANJARBARU (MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS 4.1.0) Ekawati Laily Ramadhani; Ichwan Setiawan; Muhammad Ryani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1011

Abstract

Kota Banjarbaru merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Peralihan fungsi lahan yang semula terbuka atau kosong menjadi tertutup oleh bangunan-bangunan pemukiman masyarakat dan industri, mengakibatkan air yang meresap ke dalam pori-pori tanah terhalang. Permasalahan ini sering mengakibatkan terjadinya bencana banjir di wilayah Kota Banjarbaru, salah satu kejadian banjir yang sering terjadi ada di pemukiman Jalan Tonhar. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya banjir, mengetahui debit berapakah kala ulang banjir terjadi banjir dan mengetahui berapa ukuran dimensi saluran yang sesuai pada Jalan Tonhar. Perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu yang pertema analisa hidrologi menentukan intesitas hujan dan kala ulang debit banjir, kedua analisa hidraulika menentukan rencana desain dimensi saluran dan pemodelan aliran menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penyebab terjadinya di Jalan Tonhar adalah meluapnya aliran sungai rimba sehingga menghambat aliran di hilir saluran drainase Jalan Tonhar, Debit rencana yang digunakan adalah kala ulang 5 tahun (Q5) dengan nilai sebesar 0,649 m3/det. Dimensi saluran yang dibutuhkan berdasarkan debit Q5 bentuk persegi dengan dimensi adalah lebar (B) 0,84 meter dan tinggi (H) 0,62 meter.
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN STRUKTUR PONDASI PADA JEMBATAN DESA BAWAH LAYUNG KECAMATAN KURAU KABUPATEN TANAH LAUT M. Mulyadiansyah; Irwandy Muzaidi; Elia Anggarini; Ekawati Laily Ramadhani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1203

Abstract

Jembatan dibangun bertujuan untuk memudahkan para pejalan kaki atau pengendara kendaraan supaya bisa melintas dengan mudah. Disisi lain, pembangunan jembatan ini akan menimbulkan dampak serta manfaat bagi masyarakat setempat dari segi ekonomi maupun sosial. Dengan meningkatnya jumlah penduduk jembatan lama menjadi kurang memadai, sehingga direncanakan pembangunan kembali Jembatan Desa Bawah Layung dengan menggunakan pondasi tiang pancang (spun pile). Tujuan penelitiaan ini menganalisa serta membandingkan hasil perhitungan daya dukung dan penurunan pondasi. Menganalisa daya dukung dan penurunan tiang pancang menggunakan metode (Meyerhof 1976) dengan data tanah bore hole (bore log) N-SPT.
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN SAKA PERMAI KOTA BANJARMASIN Ekawati Laily Ramadhani; Dyah Pradhitya Hardiani; Ilham; Roy Rizali Anwar
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1198

Abstract

Suatu wilayah yang teratur perlu didukung dengan sistem drainase yang efektif untuk mencegah genangan atau banjir yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat karena kelebihan air dari lahan atau area tertentu. Kota Banjarmasin yang mayoritas wilayahnya terdiri dari lahan basah dan rawa gambut, serta terletak sekitar -0,16 cm di bawah permukaan air laut rerata mengakibatkan kota ini sering mengalami genangan air karena fenomena pasang surut air laut. Genangan yang disebabkan oleh pasang sungai ini umumnya berlangsung singkat, hanya tiga hingga empat jam. Namun, hal ini dapat diperparah jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang lama. Jalan Saka Permai yang berada di Kota Banjarmasin sering mengalami genangan air di badan jalan, disebabkan oleh tidak adamya sistem saluran drainase pada kedua sisi jalan dan outlet genangan menuju sungai tertutup oleh pondasi bangunan di daerah tersebut. Oleh sebab itu diperlukan perencanaan sistem saluran drainase pada Jalan Saka Permai untuk mengatasi genangan yang terjadi. Secara umum terdapat dua tahapan analisis, yaitu analisis hidrologi dan hidraulika. Data yang digunakan mencakup data primer hasil survei lapangan dan data sekunder berupa hujan rancangan. Hasil analisa hidrologi didapatkan debit rancangan Q2 sebesar 0,679 m3/detik. Data debit ini kemudian digunakan sebagai input pada analisa hidraulika sehingga dihasilkan ukuran dimensi saluran yang dibutuhkan sebesar 0,8 meter untuk lebar saluran (B) dengan kedalaman saluran (H) sebesar 1,2 m. Rekomendasi yang diberikan sebagai penanganan banjir di Jalan Saka Permai Kota Banjarmasin akibat hujan adalah dengan membuat sistem jaringan saluran drainase.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH PEDESAAN (STUDI KASUS: DESA LOKRAWA) Ekawati Laily Ramadhani; Elia Anggarini; Irwandy Muzaidi; Emma Ruhaidani; Dyah Pradhitya Hardiani; Ichwan Setiawan; Nazwal Aqli
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1468

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia untuk keperluan rumah tangga, industri, dan sektor publik. Desa Lokrawa, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala memiliki sumber air dari Sungai Lokrawa, namun distribusinya belum merata sehingga sebagian wilayah belum terlayani. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi ketersediaan air baku, memproyeksikan kebutuhan hingga tahun 2040, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan. Data primer diperoleh dari pengukuran debit sesaat sungai menggunakan metode pelampung dan penampang melintang, sedangkan data sekunder meliputi jumlah penduduk dan peta desa. Hasil pengukuran menunjukkan debit sesaat Sungai Lokrawa sebesar 40,41 m³/detik. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2040 mencapai 1.132 jiwa dengan kebutuhan air domestik 60 liter/orang/hari, ditambah kebutuhan non-domestik (5%) dan kehilangan air (15%), sehingga total kebutuhan diperkirakan 1,941 liter/detik. Nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan kapasitas sumber air, menunjukkan potensi pasokan yang sangat mencukupi. Rekomendasi meliputi konservasi daerah imbuhan, edukasi masyarakat tentang perlindungan sumber air, serta pembentukan kembali lembaga pengelola sistem air bersih untuk menjamin kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan. Dengan pengelolaan tepat, Sungai Lokrawa mampu memenuhi kebutuhan air bersih desa secara berkelanjutan.