Perilaku merokok dikalangan remaja merupakan tantangan serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi yang mengkhawatirkan pada kelompok usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengukur efektivitas intervensi penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan tingkat pengetahuan siswa-siswi SMA Negeri 1 Sidenreng Rappang mengenai bahaya merokok. Kegiatan ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test/post-test. Partisipan adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Sidrap yang diberikan intervensi berupa penyuluhan kesehatan dengan media presentasi dan diskusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Samples T-Test untuk membandingkan skor pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan yang signifikan secara statistik dari 55,80 pada saat pre-test menjadi 87,50 pada saat post-test, dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa metode penyuluhan kesehatan efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak multidimensi dari merokok, mencakup aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan merupakan intervensi strategis yang fundamental untuk membekali remaja dengan pengetahuan yang benar sebagai landasan untuk membentuk sikap dan perilaku anti-rokok. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan sekolah.
Copyrights © 2025