Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)

Diplomasi Publik melalui Bahasa Berita: Analisis Wacana Kritis Model Ruth Wodak terhadap Strategi Diskursif CNN Arabic dalam Memberitakan Demonstrasi “No Kings” bagi Audiens Arab

Moh Zidan Raffi Sayyidinna (Unknown)
Lukman, Fahmy (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Bahasa berita yang diproduksi media internasional tidak pernah berdiri di luar relasi kekuasaan dan kepentingan, sehingga setiap pilihan diksi berpotensi menjadi instrumen pembentukan persepsi publik lintas negara. Studi terhadap media berbahasa Arab afiliasi Barat dalam membingkai dinamika politik domestik Amerika masih terbatas, terlebih dari sudut pandang diplomasi publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi diskursif yang dominan dalam pemberitaan CNN Arabic tentang demonstrasi "No Kings" sekaligus menjelaskan bagaimana strategi tersebut bekerja sebagai praktik diplomasi publik termediasi yang membentuk persepsi audiens Arab terhadap demokrasi Amerika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka Analisis Wacana Kritis model Ruth Wodak atau Discourse-Historical Approach (DHA). Data berupa 22 teks berita CNN Arabic periode Mei 2025 hingga Maret 2026 dikumpulkan melalui metode simak teknik catat dan dianalisis berdasarkan lima strategi diskursif Wodak dengan triangulasi konteks empat level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi argumentasi berbasis topos of numbers dan topos of authority menjadi strategi dominan, didukung perspektivasi yang memperluas ruang suara demonstran serta intensifikasi visual dan numerik. Kombinasi strategi tersebut mengonstruksi citra demonstrasi sebagai gerakan rakyat yang masif, beragam, damai, dan legitim, sementara pemerintahan Trump dicitrakan defensif dan kehilangan kontrol naratif. Penelitian menyimpulkan bahwa bahasa berita CNN Arabic berfungsi sebagai saluran diplomasi publik termediasi yang menampilkan demokrasi Amerika sebagai sistem yang mampu mengoreksi dirinya sendiri, sembari menjaga kepekaan kultural audiens Arab. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Bahasa Berita, Diplomasi Publik

Copyrights © 2026