Perkembangan kawasan perbatasan antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki implikasi signifikan terhadap dinamika perumahan dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan penduduk menuju kawasan perbatasan, khususnya di Kelurahan Karang Joang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 102 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dari total populasi 26.931 jiwa. Data dianalisis menggunakan analisis faktor (Principal Component Analysis) dengan bantuan SPSS untuk mereduksi variabel dan menentukan faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama penyebab pergerakan penduduk ke kawasan perbatasan, yaitu: (1) kedekatan dengan pelayanan kesehatan dan perbankan (74,7%); (2) kualitas lingkungan, kelengkapan prasarana, dan keamanan (65,5%); (3) akses terhadap sarana pendidikan, perdagangan, dan peribadatan (67,2%); (4) kenyamanan, aksesibilitas jalan, serta kondisi lingkungan (59,3%); dan (5) kedekatan dengan tempat kerja serta tingkat keakraban sosial (89,9%). Temuan ini menegaskan bahwa aspek aksesibilitas, fasilitas, dan kualitas lingkungan berperan penting dalam menentukan daya tarik kawasan perbatasan sebagai lokasi permukiman.
Copyrights © 2026