Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Pelayanan Trans Balikpapan Berdasarkan Persepsi Pengguna (Studi Kasus: Koridor D Terminal Batu Ampar-Pelabuhan Ferry Kariangau) Zahra Salsabila; Ajeng Nugrahaning Dewanti; Mohtana Kharisma Kadri
Jurnal Penataan Ruang Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trans Balikpapan merupakan satu-satunya transportasi umum di Kota Balikpapan yang melayani mobilitas penduduk dari Terminal Batu Ampar-Pelabuhan Ferry Kariangau. Akan tetapi terdapat beberapa aspek pelayanan Trans Balikpapan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan minimal, diantaranya adalah keselamatan, kenyamanan, kesetaraan dan keteraturan. Di sisi lain terjadi penurunan jumlah pengguna Trans Balikpapan pada tahun 2014-2019. Dengan melakukan analisis tingkat pelayanan dapat diketahui tingkat kinerja dan kepentingan dari setiap faktor kualitas pelayanan maupun secara keseluruhan. Sehingga dapat menjadi masukan dalam melaksanakan peningkatan pelayanan Trans Balikpapan Koridor D, mengingat koridor ini sebagai satu-satunya koridor yang beroperasi sejak tahun 2014. Terdapat dua sasaran dalam penelitian ini, sasaran pertama adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pelayanan Trans Balikpapan menggunakan analisis isi dan sasaran kedua adalah menganalisis tingkat pelayanan Trans Balikpapan menggunakan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil analisis sasaran 1 didapatkan 25 dari 28 variabel yang berpengaruh terhadap pelayanan Trans Balikpapan. Selanjutnya sebanyak 25 variabel yang berpengaruh tersebut dinilai tingkat kepentingan dan kinerja berdasarkan persepsi pengguna menggunakan analisis IPA. Berdasarkan hasil analisis IPA diketahui bahwa secara rata-rata keseluruhan, pelayanan Trans Balikpapan termasuk dalam kategori kurang puas menurut penumpang dengan nilai 76% serta terdapat beberapa variabel yang memiliki kinerja rendah namun tergolong penting menurut penumpang yaitu kursi prioritas, fasilitas kebersihan halte, fasilitas kebersihan bus, ketepatan waktu, informasi tarif, informasi jadwal, ruang khusus untuk kursi roda dan waktu tunggu.
Faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Perumahan dan Permukiman di Kawasan Perbatasan Kota Balikpapan: 132 - 139 Mohtana Kharisma Kadri; Devi Triwidya Sitaresmi; Umar Mustofa; Dimas Bintang Mudrajad
SPECTA Journal of Technology Vol. 10 No. 2 (2026): Specta Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v10i2.1184

Abstract

Perkembangan kawasan perbatasan antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki implikasi signifikan terhadap dinamika perumahan dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan penduduk menuju kawasan perbatasan, khususnya di Kelurahan Karang Joang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 102 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dari total populasi 26.931 jiwa. Data dianalisis menggunakan analisis faktor (Principal Component Analysis) dengan bantuan SPSS untuk mereduksi variabel dan menentukan faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama penyebab pergerakan penduduk ke kawasan perbatasan, yaitu: (1) kedekatan dengan pelayanan kesehatan dan perbankan (74,7%); (2) kualitas lingkungan, kelengkapan prasarana, dan keamanan (65,5%); (3) akses terhadap sarana pendidikan, perdagangan, dan peribadatan (67,2%); (4) kenyamanan, aksesibilitas jalan, serta kondisi lingkungan (59,3%); dan (5) kedekatan dengan tempat kerja serta tingkat keakraban sosial (89,9%). Temuan ini menegaskan bahwa aspek aksesibilitas, fasilitas, dan kualitas lingkungan berperan penting dalam menentukan daya tarik kawasan perbatasan sebagai lokasi permukiman.