Aplikasi digital dan media berbasis web interaktif semakin banyak diperkenalkan sebagai media pembelajaran yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan pemahaman konsep matematika yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis efektivitas aplikasi dan situs web interaktif terhadap pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar melalui tinjauan pustaka sistematis (SLR). Tinjauan ini mengikuti protokol PRISMA 2020 dan mengacu pada artikel-artikel yang terindeks di SINTA (Peringkat 1-4) dan Scopus, yang diperoleh melalui Google Scholar, portal Garuda/SINTA, serta basis data Scopus atau DOAJ, yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026. Setelah melalui proses penyaringan dan penilaian kelayakan bertahap, 14 literatur dan tinjauan memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, jenis sumber digital, metode penelitian, topik matematika, tingkat kelas, serta hasil belajar yang dipaparkan dalam artikel. Hasil menunjukkan tren publikasi yang meningkat setelah tahun 2023, yang didominasi oleh studi Penelitian dan Pengembangan (R&D) (50%). Sumber digital yang diidentifikasi sebagian besar berupa platform gamifikasi seperti Wordwall dan Educaplay dan aplikasi seluler berbasis Android (35,71%), sedangkan multimedia interaktif umum dan media berbasis situs web seperti Google Sites (14,28%). Materi yang paling sering dibahas yaitu bilangan bulat, pecahan, dan bentuk geometri dasar, yang terkonsentrasi pada tingkat kelas bawah dan menengah. Secara keseluruhan, studi-studi yang ditinjau menunjukkan bahwa aplikasi dan situs web secara konsisten memberikan dampak positif terhadap pemahaman konseptual, yang dibuktikan dengan skor validasi yang tinggi, nilai N-gain yang signifikan, serta peningkatan tingkat kelengkapan hasil tes awal dan akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital interaktif memiliki potensi besar untuk mengkonkretkan ide-ide abstrak matematika di kelas sekolah dasar, sekaligus mengungkap kebutuhan yang terus berlanjut akan cakupan kajian yang lebih luas, desain eksperimental yang lebih ketat, serta perhatian yang lebih besar terhadap alat berbasis situs web dibandingkan dengan aplikasi seluler.
Copyrights © 2026