Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Penanganan Penyakit Kulit dan Kelamin di Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul Ulum Boyolali melalui Edukasi dan Standarisasi Penanganan Awal di Unit Kesehatan Sekolah

Flora Ramona Sigit Prakoeswa (Departemen Dermatologi dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
Departemen Dermatologi dan Venereologi, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Indonesia)

Saiful Hidayat (Department of Internal Medicine, Graduate School of Medicine, Kobe University)
Listiana Masyita Dewi (Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia)
Rochmadina Suci Bestari (Departemen Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia)
Erika Diana Risanti (Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia)
Ratih Pramuningtyas (Departemen Dermatologi dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
Departemen Dermatologi dan Venereologi, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2026

Abstract

Penyakit kulit dan kelamin masih memiliki prevalensi tinggi di kalangan remaja terutama di lingkungan yang padat seperti pondok pesantren. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pondok Pesantren Manafi’ul Ulum Boyolali dengan tujuan meningkatkan pengetahuan santri/santriwati mengenai penyakit kulit dan kelamin serta meningkatkan kapasitas pengelola Unit Kesehatan Sekolah (UKS) melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) deteksi dini dan penanganan awal penyakit dermatovenereologi. Pendekatan community-based intervention dilakukan melalui tahap identifikasi masalah, penyusunan materi edukasi, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, evaluasi pengetahuan, serta penyusunan SOP UKS. Setelah melakukan survei awal dan identifikasi masalah, kami kemudian menyusun materi edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan para santri/santriwati. Setelah memberikan penyuluhan, hasil analisis kami menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan para santri/santriwati mengenai penyakit kulit dan kelamin tergolong cukup baik, namun prevalensi penyakit tetap tinggi. Oleh karena itu, dilakukan upaya tambahan berupa penyusunan SOP sederhana bagi guru di UKS agar mampu mengenali gejala awal serta melakukan penanganan awal terhadap kasus penyakit kulit dan kelamin ringan di lingkungan pesantren. Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan adherensi guru UKS terhadap SOP cukup baik. Kombinasi edukasi kesehatan dan penguatan kapasitas UKS melalui SOP merupakan strategi potensial untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan penyakit kulit dan kelamin di lingkungan pesantren.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...