Bandung Conference Series: Islamic Education
652-659

Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Di SMPN 43 Kota Bandung

Muhamad Aldi (pendidikan agama islam)
Dedih Surana (pendidikan agama islam fakultas tarbiyah dan keguruan)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

This research is motivated by students' low religious awareness, demonstrated by their lack of discipline in worship and weak social attitudes within the school environment. Theoretically, this study is based on the concept of implementing educational programs and the theory of religious character formation through the internalization of religious values in extracurricular activities. The study employed a qualitative approach with a case study method at SMP Negeri 43 Bandung City. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis utilized data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of religious extracurricular activities was carried out through three stages: systematic planning, implementation, and evaluation. The findings indicate an improvement in students' religious character, encompassing spiritual aspects (worship awareness), moral aspects (discipline, responsibility, and honesty), and social aspects (caring and cooperation). However, obstacles include low student motivation and limited time and resources. In conclusion, religious extracurricular activities are effective in shaping students' religious character holistically. Indicators of character strengthening include increased spiritual awareness, internalization of moral values, and the development of adaptive social attitudes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran religius siswa yang ditunjukkan melalui perilaku kurang disiplin dalam beribadah serta lemahnya sikap sosial di lingkungan sekolah. Secara teoretis, penelitian ini berpijak pada konsep implementasi program pendidikan dan teori pembentukan karakter religius melalui internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMP Negeri 43 Kota Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sistematis. Temuan menunjukkan adanya peningkatan karakter religius siswa yang mencakup aspek spiritual (kesadaran beribadah), aspek moral (disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran), serta aspek sosial (kepedulian dan kerja sama). Namun demikian, terdapat hambatan berupa rendahnya motivasi siswa serta keterbatasan waktu dan sarana. Kesimpulannya, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan efektif dalam membentuk karakter religius siswa secara holistik. Indikator penguatan karakter meliputi peningkatan kesadaran spiritual, internalisasi nilai moral, dan pengembangan sikap sosial yang adaptif.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSIEd

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences

Description

Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, ...