Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Implementasi Teknologi Tepat Guna Mesin Mixer Adonan dan Digitalisasi Manajemen Keuangan untuk Meningkatkan Produktivitas Industri Rumah Tangga (IRT) Kicimpring Kang Mus di Desa Ngepoh, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Friska Ayu Fitrianti Sugiono (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Farika Tono Putri (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Mella Katrina Sari (Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Timotius Anggit Kristiawan (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Ragil Tri Indrawati (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Wahyu Isti Nugroho (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Eko Saputra (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Rizkha Ajeng Rochmatika (Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Eni Safriana (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Hartanto Prawibowo (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Sigit Tri Bagus Erlangga (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Dinda Oktavia Saputri (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Raeshard Rakeen Shaquilla (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)
Raditya Indra Zuka (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2026

Abstract

IRT Kicimpring Kang Mus di Kabupaten Wonosobo merupakan usaha pangan lokal yang memiliki potensi pengembangan, tetapi menghadapi kendala pada aspek produksi dan manajemen keuangan. Proses pencampuran adonan masih dilakukan secara manual dengan kapasitas 2,5 kg per proses dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit, sementara pencatatan keuangan usaha belum dilakukan secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas mitra melalui implementasi Teknologi Tepat Guna berupa mesin mixer adonan serta memperkuat manajemen keuangan melalui digitalisasi pencatatan usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, implementasi teknologi, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, pelatihan manajemen keuangan digital, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi mesin mixer mampu meningkatkan kapasitas pengadonan hingga 10 kg per proses dengan waktu pengadukan sekitar 15 menit serta menghasilkan adonan yang lebih homogen. Mitra juga mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara mandiri dan mererapkan pencatatan keuangan digital. Tiga orang anggota mitra dapat menggunakan sistem pencatatan keuangan digital. Sehingga, mitra mampu menyusun arus kas, biaya produksi, pendapatan usaha, dan pembuatan laporan laba-rugi sederhana. Implementasi teknologi dan digitalisasi manajemen keuangan berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi produksi dan penguatan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...