Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Melalui Penanaman, Perawatan, dan Pemanfaatan Berkelanjutan di RW 11 Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang

Fauzan Syahru Ramadhan (Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Muthia Auralia (Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Muhammad Abit Nur Kholis (Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Adinda Gita Pramesty (Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Alyssa Widi Hapsari (Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Annisa Paramita Salsabila (Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Artika Permata Sari (Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Fayola Zarifa Settareny (Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Nadiva Nurhaliza Sunaryo (Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Nara Sabiya Putri Kusmajadi (Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Reinhard Agustinus Naibaho (Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Indonesia)
Yohanes Mukti Wibowo (Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2026

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian kesehatan masyarakat, namun pengelolaan Taman TOGA di RW 11 Kelurahan Pudakpayung masih belum optimal akibat keterbatasan keragaman tanaman, minimnya dokumentasi kondisi tanaman, serta gulma dan sampah yang menghambat pertumbuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali, menanam, merawat, dan memanfaatkan TOGA, sekaligus mengoptimalkan fungsi Taman TOGA sebagai sarana edukasi kesehatan berbasis tanaman. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi materi disertai tanya jawab dan diskusi, serta praktik penanaman 39 bibit TOGA yang terdiri dari 4 jahe merah, 10 lavender, 10 serai, 5 salam, 5 kemangi, dan 5 kencur, dilanjutkan perbaikan lahan, pemasangan paranet, pelabelan dan MMT, serta edukasi pengolahan serai menjadi spray antinyamuk. Pemahaman peserta dievaluasi melalui kemampuan menjawab dan mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi, sedangkan keberhasilan penanaman dievaluasi melalui pemantauan kondisi fisik tanaman selama 27 hari. Hasil pemantauan menunjukkan pencampuran media tanam arang sekam dan pupuk kandang mengatasi kendala tanah kering dan keras, sementara pemasangan paranet memperbaiki mikroklimat sehingga tanaman yang sebelumnya layu pulih hingga memasuki fase berbuah. Partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi mengindikasikan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap materi TOGA, sehingga diperlukan perawatan dan pemantauan rutin agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat RW 11 Kelurahan Pudakpayung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...