Perkembangan penggunaan media sosial di kalangan remaja menghadirkan peluang sekaligus tantangan, terutama dalam menghadapi cyberbullying, hoaks, dan perilaku tidak etis di ruang digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, mengevaluasi informasi, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di media sosial. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat literasi digital remaja melalui workshop pendampingan di SMTK Rote. Kegiatan melibatkan 30 peserta dan dilaksanakan melalui pendekatan workshop partisipatif yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, tanya jawab, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan sepuluh indikator literasi digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 3,31 menjadi 4,62 atau sebesar 39,76%. Hasil evaluasi menunjukkan penguatan kemampuan peserta dalam memverifikasi informasi, mengenali karakteristik hoaks, berpikir kritis terhadap informasi digital, serta mengenali dan merespons cyberbullying secara lebih tepat. Hasil ini menunjukkan bahwa workshop mampu memperkuat pemahaman dan kesadaran peserta dalam menggunakan media digital secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Program ini penting sebagai strategi penguatan literasi digital sekaligus pembentukan karakter remaja yang mampu menghadapi risiko dan berinteraksi secara bertanggung jawab di ruang digital berdasarkan nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen.
Copyrights © 2026