Negeri Hatu di Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah merupakan wilayah pesisir dan perbukitan dengan kerentanan tinggi terhadap multi-bencana seperti gerakan tanah, banjir, banjir bandang, gempa bumi, tsunami, abrasi pantai, dan gelombang ekstrim. Namun, tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kebencanaan masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat melalui edukasi dan simulasi kebencanaan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif materi mitigasi multi-bencana dan simulasi evakuasi gempa bumi serta tsunami. Kegiatan melibatkan pemerintah negeri, tokoh masyarakat, pemuda, dan kelompok rentan. Evaluasi pengetahuan dilakukan pada 20 peserta yang dipilih secara acak dari sekitar 35 peserta kegiatan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri atas tujuh pertanyaan pilihan ganda. Hasil evaluasi menunjukkan kenaikan rata-rata skor dari 62,9% menjadi 93,0%, atau sebesar 30,1 poin persentase. Simulasi evakuasi dievaluasi berdasarkan waktu tempuh, ketepatan mengikuti jalur, kepatuhan mencapai titik kumpul, dan pendampingan kelompok rentan. Pendekatan edukasi terintegrasi dan simulasi memberikan pengalaman praktis yang mendukung penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan pembentukan kelompok siaga bencana serta pelaksanaan simulasi rutin untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2026