Permasalahan sampah di Kota Batam semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan pesatnyaindustrialisasi. Tanpa pengelolaan yang memadai, peningkatan timbulan sampah berpotensi menimbulkanpencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, serta penurunan kualitas hidup. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi warga Kelurahan Tiban Lama dalam pengelolaansampah organik berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dankendala dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linearsederhana untuk mengetahui pengaruh program 3R terhadap pengurangan volume sampah organik. Hasil analisismenunjukkan bahwa program 3R berpengaruh signifikan terhadap penurunan volume sampah organik dengankoefisien regresi sebesar 0,532 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,1). Nilai Adjusted R2 sebesar 0,288 menunjukkanbahwa 28,8% variasi penurunan sampah organik dipengaruhi oleh program 3R, sementara sisanya dipengaruhioleh faktor eksternal lainnya. Indikator tertinggi terdapat pada aspek pengurangan sampah organik dengan nilairata-rata sebesar 4,54, yang menegaskan efektivitas pengelolaan sampah sejak dari sumber. Temuan inimenekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk menjaminkeberlanjutan program. Upaya strategis yang diperlukan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatanliterasi lingkungan, serta pemberian insentif bagi partisipasi masyarakat guna mewujudkan sistem pengelolaansampah yang partisipatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Batam.
Copyrights © 2026