Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam
Vol 7, No 3 (2026)

Integrasi Principal Component Analysis dan DBSCAN untuk Klasterisasi Tingkat Keparahan Stunting pada Balita

Azzah Aulia Syarif (Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)
Rizki Yusliana Bakti (Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)
Muhammad Faisal (Department of Informatics, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)
Nini Apriani Rumata (Regional and Urban Planning, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)
Titik Khawa Abd Rahman (School Science and Technology, Asia E University, Selangor, Malaysia)
Andi Makbul Syamsuri (Water Resources Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)
M. Agusalim (Water Resources Engineering, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Variasi karakteristik antropometri pada balita stunting membuat satu kategori klasterisasi tidak cukup merepresentasikan kondisi pertumbuhan secara menyeluruh. Penelitian ini mengusulkan integrasi Principal Component Analysis (PCA) dan DBSCAN untuk mengidentifikasi subkelompok keparahan stunting pada balita di Puskesmas Turikale (Agustus 2025; n = 406). Setelah pembersihan dan standardisasi usia, PCA diterapkan pada HAZ, WAZ, WHZ, dan usia saat  pengukuran, menghasilkan tiga komponen utama (PC1–PC3) yang menjelaskan 99.35% variasi data. DBSCAN pada ruang PCA (ε = 0.60; MinPts = 5; Euclidean) menghasilkan tiga klaster dengan 12.56% noise yang direalokasi menggunakan nearest-centroid agar seluruh sampel berlabel. Hasil menunjukkan tiga subkelompok: stunting sedang dengan underweight pada usia lebih tua (n = 357), stunting sedang disertai risiko gizi lebih pada usia lebih muda (n = 24), dan stunting berat pada usia dini (n = 25). Dibandingkan K-medoids dan Fuzzy C-Means, PCA–DBSCAN memberikan validasi internal terbaik (Silhouette = 0.277; DBI = 1.062; Dunn = 0.0765). Pendekatan ini menghasilkan profil antropometri yang dapat digunakan sebagai alat bantu penentuan prioritas pemantauan dan penilaian gizi di layanan kesehatan primer, tanpa menggantikan klasifikasi WHO.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BUSITI

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) is an Indonesian scientific journal published by the Department of Information Technology, Faculty of Computer Science, Universitas Muslim Indonesia. BUSITI covers all aspects of the latest outstanding research and developments in the field of ...