Keselamatan penerbangan merupakan aspek utama dalam operasional bandar udara, khususnya di area sisi udara (airside area) yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap gangguan operasional. Salah satu potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan penerbangan adalah keberadaan Foreign Object Debris (FOD) dan kejadian Fuel/Oil Spillage di area apron. Apabila tidak ditangani dengan baik, kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pesawat, keterlambatan penerbangan, kecelakaan kerja, hingga pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage serta peralatan pendukung yang digunakan dalam penanganannya di area apron Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. Informan penelitian terdiri dari Kepala Unit AMC, Supervisor AMC, dan Staf AMC. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage telah dilaksanakan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) melalui kegiatan inspeksi rutin, identifikasi bahaya, pelaporan, koordinasi antar unit, pengamanan area, pembersihan, serta evaluasi pascakejadian. Peralatan pendukung yang digunakan meliputi FOD container, alat komunikasi, kendaraan patroli, spill kit, absorbent pad, alat kebersihan, dan alat pelindung diri (APD). Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan jumlah personel AMC dan perlunya optimalisasi peralatan pendukung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan peningkatan sumber daya manusia dan sarana pendukung guna meningkatkan efektivitas keselamatan operasional penerbangan.
Copyrights © 2026