Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin pada pembelajaran IPAS. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi melalui penerapan model INTAN yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Group Investigation (GI), dan Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada 25 murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 27 pada pertemuan pertama menjadi 32 pada pertemuan ketiga. Aktivitas murid mengalami peningkatan dari 12% menjadi 80%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 24% menjadi 88%, keterampilan berpikir kreatif dari 12% menjadi 92%, dan keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 96%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model INTAN mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan sehingga efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026