Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis sebagai kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar, sementara prestasi siswa pada materi keragaman budaya masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media buku cerita digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas IV SDN Rungkut Menanggal 1/582 Surabaya dengan kelas IV B sebagai kelompok kontrol dan kelas IV D sebagai kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis (pretest dan posttest). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji prasyarat normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis Independent Sample T-test berbantuan SPSS V.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen mencapai 81,13, sedangkan kelompok kontrol sebesar 75,51. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model PjBL berbantuan media buku cerita digital berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026