Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa membangun identitas profesional di ruang digital. Media sosial tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai media untuk membangun personal branding melalui publikasi kompetensi, pengalaman, prestasi, dan portofolio digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam pembentukan personal branding mahasiswa melalui portofolio digital, mengidentifikasi strategi yang digunakan mahasiswa dalam membangun identitas profesional, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Maju yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap akun media sosial informan, dan dokumentasi portofolio digital, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang pembentukan identitas profesional mahasiswa melalui publikasi pengalaman akademik, organisasi, prestasi, dan karya yang didukung oleh portofolio digital sebagai bukti autentik kompetensi. Mahasiswa membangun personal branding melalui konsistensi konten, pengelolaan identitas digital, dan dokumentasi pengalaman profesional, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, rendahnya kepercayaan diri, serta belum optimalnya pengelolaan portofolio digital. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi media sosial dan portofolio digital merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat identitas profesional mahasiswa serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja di era digital.
Copyrights © 2026