Rendahnya hasil belajar matematika pada materi pecahan bagi siswa kelas V di SD Negeri 4 Pancor disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih terpusat pada guru, sehingga mengakibatkan rendahnya partisipasi siswa, rendahnya antusiasme, dan pemahaman konsep yang tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan 24 siswa yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Jigsaw memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000.
Copyrights © 2026