Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di Indonesia yang terus mengalami peningkatan. Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat melalui pemberdayaan kader menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan faktor risiko PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Sahabat PTM Aisyiyah dalam mendukung deteksi dini serta edukasi pencegahan PTM pada kelompok lansia di Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan kader, edukasi kesehatan, skrining faktor risiko PTM, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak 71 lansia mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori usia 60–74 tahun (91,5%), seluruh peserta berjenis kelamin perempuan (100%), mayoritas berstatus menikah (74,6%), tidak bekerja (74,6%), dan berpendidikan sekolah dasar (47,9%). Berdasarkan indeks massa tubuh, sebagian besar memiliki status gizi normal (42,3%), namun masih ditemukan peserta dengan overweight (22,5%) dan obesitas (28,1%). Riwayat penyakit terbanyak adalah hipertensi (42,2%), sedangkan 42,2% peserta belum memiliki riwayat penyakit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan kader melalui edukasi, skrining kesehatan, dan pendampingan masyarakat menjadi strategi yang potensial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan PTM serta mendukung detaknya faktor risiko secara lebih dini. Keberlanjutan program melalui pendampingan kader diharapkan mampu meningkatkan perilaku hidup sehat masyarakat secara berkesinambungan
Copyrights © 2026