Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah paradigma pembelajaran bahasa, termasuk pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media digital dalam pembelajaran BIPA, mengidentifikasi jenis-jenis media digital yang digunakan, serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi berbahasa pemelajar asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang didukung observasi pada praktik pembelajaran BIPA di beberapa lembaga penyelenggara. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel jurnal, dokumentasi pembelajaran, dan wawancara singkat dengan pengajar BIPA, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital seperti aplikasi mobile, platform pembelajaran daring, media sosial, video interaktif, dan multimedia berbasis budaya lokal terbukti efektif meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian kompetensi berbahasa pemelajar BIPA, khususnya pada keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Meskipun demikian, penerapannya masih dihadapkan pada kendala keterbatasan infrastruktur, kesiapan literasi digital pengajar, dan ketergantungan pada koneksi internet. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan media digital yang terintegrasi dengan muatan budaya Indonesia serta pelatihan literasi digital bagi pengajar BIPA guna mengoptimalkan pembelajaran di era digital
Copyrights © 2026