Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, merupakan salah satu sentra industri kerajinan gerabah yang memiliki potensi ekonomi yang dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai sumber penghasilan. Namun, dalam menjalankan usahanya, pengrajin gerabah mengalami kesulitan dalam menentukan harga pokok produksi (HPP) secara tepat. Penentuan harga jual cenderung berdasarkan perkiraan, harga pasar atau harga yang diminta oleh penampung, sehingga pengrajin belum memiliki dasar dalam menentukan harga jual yang mencerminkan biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan. Adapun tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pengrajin dalam menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pendampingan langsung kepada pengrajin dengan menggunakan data produksi gerabah. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan pengrajin, seperti mampu mengidentifikasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead, serta pengrajin memperoleh dasar perhitungan untuk menentukan harga jual. Melalui kegiatan ini, pengrajin diharapkan mampu menentukan harga jual secara lebih tepat berdasarkan biaya produksi yang dikeluarkan, sehingga dapat meningkatkan keberlanjutan dan daya saing industri kerajinan gerabah di Desa Bumijaya.
Copyrights © 2026