Generasi Kristen sedang mengalami perubahan pola dalam membangun kehidupan rohani di tengah kehidupan digital saat ini. Kehidupan dalam arus dunia Hybrid yaitu di ruang realitas dan virtual merupakan ekosistem baru generasi saat ini. Dimana dalam dunia hybrid terjadi masalah dimana Generasi digital kelihatan meninggalkan aktivitas rohani secara realita, tapi ternyata sedang aktif dalam aktvitas rohani di dunia virtual. Hal ini menjadi fenomena yang harus diperhatikan oleh gereja secara khusus Pendidikan Agama Kristen yang terpanggil untuk tetap menjalankan amanat gereja melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali gaya hidup rohani pemuda dalam arus dunia hybrid serta menganalisis pembelajaran Iman yang efektif bagi generasi digital. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif ditemukan terdapat 3 (tiga) pola pembelajaran iman yang efektif bagi generasi digital yaitu : Pembelajaran Lintas ruang realitas dan virtual, pembelajaran teologis sebagai fondasi iman dan pembelajaran dari mimbar ke platform.
Copyrights © 2026