Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga rusunawa J terkait pola pengasuhan anak. Permasalahan pola asuh menjadi urgensi untuk ditangani karena orang tua pada warga rusunawa J tidak memiliki akses terhadap informasi yang valid mengenai pola asuh yang sehat sehingga menciptakan siklus pengasuhan yang disfungsional. Pengabdian ini dilakukan menggunakan metode partisipatif dalam empat tahap: identifikasi masalah, perencaaan tindakan aksi, pelaksanaan psikoedukasi, dan evaluasi tindak lanjut. Psikoedukasi dilaksanakan kepada 25 perwakilan masyarakat dan stakeholder melalui beberapa metode, yaitu ceramah, diskusi, roleplay, serta media bantu poster dan buklet. Berdasarkan uji statistic paired sample t-test (p < 0.0001) sehingga hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pola asuh yang tepat. Peserta memberikan respons yang menunjukkan bahwa kegiatan bermanfaat dan penyelenggaraan berjalan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat menjadi metode efektif dalam meningkatkan perilaku pengasuhan di komunitas masyarakat berisiko.
Copyrights © 2026