Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Di Dusun Sorogedug Lor, peningkatan kasus Dengue diduga berkaitan dengan kurang optimalnya penerapan PSN, terutama dalam mengelola tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan serta menjadi sarang nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai Dengue serta pentingnya penerapan PSN 3M Plus sebagai upaya pencegahan penyakit. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan lingkungan rumah menggunakan instrumen kesehatan lingkungan. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, sesi tanya jawab, Survei Mawas Diri (SMD) untuk mengidentifikasi permasalahan dan hambatan yang dihadapi masyarakat dalam pencegahan Dengue, serta pelatihan program 1 Rumah 1 Jumantik untuk meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat dalam pengendalian vektor penyakit. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji normalitas untuk mengetahui apakah distribusi data normal, kemudian dilanjutkan dengan uji paired T-Test untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value <0,05 yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pelaksanaan kegiatan. Sebagian besar responden mengalami peningkatan skor secara signifikan dengan kenaikan nilai rata-rata dari 83,86 pada pre-test menjadi 92,27 pada post-test (meningkat sebesar 10,03%). Dengan demikian, kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaaran masyarakat mengenai Dengue serta mendorong upaya pencegahan penyakit di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2026