Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)

SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI KALIPUTIH

Zakhi Febra Alfareza (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Naomi Rafa Nadine Azzahra (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Wafirotul Baroroh (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Abdul Mutholib (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Latifatul Khoeriyah (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Aisya Amelia (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Mohamad Ndaru Kusuma (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Nur Isnaeni (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Cahya Karmila (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Nanda Nurfaiz (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Khotibul Umam (Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2026

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih terjadi di sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying menunjukkan perlunya kegiatan edukatif untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai bahaya bullying melalui sosialisasi anti-bullying dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi menggunakan media audiovisual, diskusi interaktif, dan refleksi melalui media Kotak Perasaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan analisis isi terhadap 116 sticky notes yang ditulis peserta didik. Hasil menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan. Analisis refleksi menunjukkan kategori perasaan saat mengalami bullying paling dominan, yaitu 50 data (43,1%), diikuti bullying verbal sebanyak 35 data (30,2%) dan bullying fisik sebanyak 14 data (12,1%). Respons positif dan netral setelah kegiatan masing-masing berjumlah 9 data (7,8%) dan 8 data (6,9%). Temuan menunjukkan bahwa bullying verbal menjadi bentuk perundungan yang paling banyak dialami peserta didik. Sosialisasi ini menjadi media edukasi dan refleksi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya saling menghargai serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cdj

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Public Health

Description

ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, ...