Tingginya angka pengangguran di kalangan usia produktif perkotaan, khususnya di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, menjadi permasalahan mendesak akibat keterbatasan lahan, rendahnya literasi kewirausahaan, dan minimnya akses pemasaran digital. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan wirausaha muda urban melalui budidaya hidroponik dan pemasaran digital untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan (Februari-Juli 2026) melibatkan 20 mitra usia produktif. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi dan persiapan program, pelatihan produksi hidroponik dan penerapan SOP, pelatihan manajemen usaha dan implementasi pemasaran digital, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif berbasis kebutuhan mitra dengan metode praktik langsung (learning by doing).Program berhasil meningkatkan kapasitas produksi mitra dari tidak memiliki instalasi menjadi rata-rata tiga instalasi aktif per mitra dengan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman mencapai 85%. Pengetahuan mitra meningkat signifikan dari skor pre-test 50% menjadi 85% pada post-test. Seluruh mitra memiliki akun Shopee aktif dan berhasil melakukan transaksi daring, dengan peningkatan pendapatan usaha rata-rata 30-35%. Terbentuk satu kelompok usaha hidroponik sebagai wadah keberlanjutan program.Program pemberdayaan berbasis kompetensi dengan pendekatan partisipatif dan pendampingan intensif terbukti efektif mentransformasikan mitra dari kelompok pasif menjadi pelaku ekonomi produktif yang mandiri dan berdaya saing di era digital
Copyrights © 2026