Kemampuan spasial matematis merupakan salah satu kompetensi yang penting dimiliki siswa dalam memahami konsep geometri, memvisualisasikan objek, serta menyelesaikan permasalahan matematika pada materi bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Augmented Reality dan Virtual Reality terhadap kemampuan spasial matematis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas XI-5 (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan XI-2 (19 siswa) sebagai kelas kontrol di MAN 5 Bireuen. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan spasial matematis berupa pretest dan posttest serta didukung dengan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki data yang berdistribusi normal dan varians yang homogen. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media Augmented Reality dan Virtual Reality berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan spasial matematis siswa serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026