Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh permainan tradisional "Kucing dan Tikus" terhadap karakter dan well-being anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah anak kelompok B, yang terdiri dari 15 anak kelompok eksperimenĀ danĀ 15 anak pada kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa lembar observasi karakter anak yang mengacu pada indikator menaati aturan, ketangguhan, dan kerjasama, serta skala well-being anak yang diadaptasi dari konsep student well-being. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik (Mann-Whitney U) untuk membandingkan peningkatan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan karakter dari pretest 43,89% menjadi posttest 84,44% dan peningkatan well-being dari 50,56% menjadi 88,89%. Variabel karakter memiliki efek sebesar 0,79 dan variabel well-being sebesar 0,82 sehingga dimaknai bahwa signifikansi praktisnya kuat. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) untuk kedua variabel, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan tradisional efektif menstimulasi karakter dan well-being anak.
Copyrights © 2026