Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama terbesar di dunia menuntut penanaman nilai toleransi sejak usia dini. Namun, keterbatasan media pembelajaran konkret yang secara spesifik mengangkat tema keberagaman tempat ibadah masih menjadi tantangan nyata di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan media pop-up book "Aku dan Tempat Ibadahku" sebagai sarana pengenalan keberagaman tempat ibadah bagi anak usia 4–6 tahun. Pengembangan dilakukan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan melibatkan dua dosen validator (ahli materi dan ahli media) serta empat guru PAUD sebagai praktisi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan angket kepraktisan yang telah diuji validitas isinya menggunakan formula Gregory, menghasilkan koefisien 0,90 untuk instrumen ahli materi dan 1,00 untuk instrumen ahli media. Hasil validasi produk menunjukkan kualifikasi sangat baik pada seluruh aspek: ahli materi (95,5%), ahli media (94%), dan praktisi (93%). Media ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang konkret, interaktif, dan menyenangkan dalam mengenalkan enam tempat ibadah di Indonesia kepada anak usia dini. Dengan demikian, pop-up book "Aku dan Tempat Ibadahku" dinyatakan valid, praktis, dan layak diimplementasikan sebagai media pembelajaran penanaman nilai toleransi beragama di tingkat PAUD.
Copyrights © 2026