Hambatan pemahaman sintaksis pada murid tunarungu fase B berdampak pada kesulitan menyusun kalimat tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif KUSUKA berbasis game-based learning untuk meningkatkan keterampilan menyusun kalimat tunggal murid tunarungu fase B. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE pada murid tunarungu di Sekolah Luar Biasa. Pengumpulan data menggunakan angket, lembar validasi, dan tes hasil belajar yang dianalisis secara deskriptif serta uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media KUSUKA dinyatakan sangat layak oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi. Penerapan media ini terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan menyusun kalimat tunggal murid tunarungu. Dengan demikian, media interaktif KUSUKA berbasis game-based learning efektif meningkatkan keterampilan menyusun kalimat tunggal murid tunarungu.
Copyrights © 2026