Perkembangan emosi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berperan dalam kemampuan mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi mereka dengan benar. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan diyakini memberikan kontribusi terhadap pembentukan perkembangan emosi anak, namun perannya masih belum optimal dalam berbagai konteks pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap perkembangan emosional anak usia empat hingga enam tahun. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei ekspanatori.Responden penelitian adalah ayah yeng memiliki anak usia empat sampai lima tahun dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah memenuhi persayaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan emosi anak. Semakin tinggi kualitas keterlibatan ayah dalam pengasuhan, semakin baik kemampuan anak dalam mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara baik. Temuan ini menegaskan pentingnya memperkuat peran ayah sebagai bagian dari pengasuhan dan kemitraan keluarga dalam mendukung perkembangan emosi anak usia dini serta memberikan kotribusi bagi pengembangan program pengasuhan yeng lebih inklusi.
Copyrights © 2026