Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan
Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)

Pemodelan Numerik Transport Sedimen di Pantai Clungup dengan Delft3D-FM

Shareef Abdurrahim Yulianto (Unknown)
Runi Asmaranto (Unknown)
M Amar Sajali (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Ekosistem mangrove di Pantai Clungup, Kabupaten Malang, berperan penting dalam meredam energi gelombang dan mengontrol transpor sedimen pesisir. Namun, dinamika pertukaran pasang surut serta interaksi arus, gelombang, dan struktur vegetasi terhadap pola erosi-deposisi belum terkuantifikasi secara presisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pasang surut, mengkuantifikasi pengaruh pengaitan aktif dua arah antara aliran dan gelombang terhadap fluks sedimen, serta memetakan pola spasial erosi-deposisi. Pemodelan numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak Delft3D Flexible Mesh dengan parameterisasi vegetasi berbasis formula Baptist dan formulasi sedimen Van Rijn - Partheniades-Krone. Hasil penelitian menunjukkan tipe pasang surut di Pantai Clungup adalah Campuran Condong ke Harian Ganda dengan Bilangan Formzahl 0,358 hingga 0,363 dan volume prisma pasut 2,24 juta meter kubik. Aktivasi pengaitan gelombang-arus meningkatkan tegangan geser dasar gabungan sebesar 78,8 persen, memicu resuspensi masif dan memutarbalikkan sistem dari pengimpor sedimen bersih 120 ton pada skenario aliran murni menjadi pengekspor sedimen bersih 85 ton pada skenario terkopel. Terbentuk tiga zona morfodinamika: Zona Erosi Aktif di mulut teluk luar dengan pengikisan maksimum 199,7 milimeter, Zona Deposisi Tinggi di interior mangrove dengan sedimentasi maksimum 199,9 milimeter, dan Zona Transisi Dinamis. Vegetasi mangrove efektif meredam kecepatan arus hingga lebih dari 90 persen dan bertindak sebagai perangkap sedimen alami yang menjaga stabilitas garis pantai.

Copyrights © 2026