Banjir rob di Pulau Kelapa, Kabupaten Kepulauan Seribu, semakin meningkat akibat pasang surut, gelombang, dan kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim yang mengancam permukiman serta infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan mensimulasikan banjir rob menggunakan Delft3D Flexible Mesh, menganalisis luas dan kedalaman genangan, serta menyusun rekomendasi teknis mitigasi. Penelitian menggunakan data topografi, batimetri, pasang surut, gelombang, dan proyeksi kenaikan muka air laut skenario RCP 4.5 dan RCP 8.5. Model hidrodinamika dikalibrasi dan divalidasi sebelum simulasi pada kondisi pasang tertinggi, ekstrem, dan perubahan iklim. Hasil simulasi menunjukkan kedalaman genangan 0,1–0,9 m dengan luas 6,131 ha pada kondisi pasang tertinggi. Pada skenario RCP 4.5, kedalaman meningkat menjadi 0,2–2,2 m dengan luas 11,613 ha, sedangkan RCP 8.5 dan kondisi ekstrem mencapai 0,3–2,35 m dengan luas 11,90 ha. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan sistem polder yang terdiri atas kawasan tampungan, sistem pembatas, dan pompa untuk mengendalikan genangan. Reklamasi pantai juga dipertimbangkan sebagai strategi adaptasi jangka panjang.
Copyrights © 2026