Sangatta Utara masih mengalami banjir berulang meskipun Polder Ilham Maulana telah beroperasi. Penelitian ini mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting, menentukan debit banjir rancangan, merencanakan dua kolam retensi, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan tahun 2015-2024 dari Stasiun Spaso, Sangkulirang, dan Muara Ancalong melalui Uji Kualitas Data, Poligon Thiessen, Distribusi Log Pearson Tipe III, Uji Kesesuaian Distribusi, Metode Mononobe, Metode Rasional, dan SWMM 5.2. Debit banjir rancangan Q50 sebesar 0,87 m³/detik. Saluran eksisting menunjukkan kondisi surcharge dan flooding. Volume Kolam Retensi Teluk Ringga sebesar 45.967 m³ dan Kolam Retensi Family sebesar 1.057.785 m³. Kedua kolam tidak mengalami overtopping. Average Percent Full masing-masing sebesar 97% dan 31%. Total RAB sebesar Rp22.820.263.900 untuk Teluk Ringga dan Rp65.388.843.800 untuk Family. Kolam retensi dapat mengurangi beban limpasan, tetapi peningkatan kapasitas saluran tetap diperlukan.
Copyrights © 2026