Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan
Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press

Penilaian Perilaku Penurunan Vertikal Timbunan Inti Kedap Menggunakan Multilayer Settlement Meter Studi Kasus Bendungan Meninting, Lombok Barat

Muhammad Ashil Septian Alrichsyah (Unknown)
Runi Asmaranto (Unknown)
Anggara Wiyono Wit Saputra (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2026

Abstract

Bendungan Meninting sebagai bendungan urugan berinti kedap memerlukan pemantauan deformasi vertikal selama konstruksi untuk menjamin stabilitas dan keamanan struktur. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur pemasangan dan pembacaan Multilayer Settlement Meter (MSM), karakteristik instrumen yang terpasang, serta besarnya deformasi vertikal pada timbunan inti kedap berdasarkan data monitoring lapangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan monitoring instrumentasi geoteknik melalui pembacaan berkala MSM pada zona inti kedap selama konstruksi. Data diperoleh dari hasil pengukuran lapangan, spesifikasi instrumen, dan dokumentasi teknis proyek. Hasil penelitian menunjukkan deformasi vertikal meningkat secara bertahap seiring bertambahnya beban timbunan. Deformasi terbesar tercatat pada titik IM.2-7 di STA 0+326 sebesar 1.096 mm, sedangkan deformasi pada bagian bawah dan atas timbunan masing-masing sebesar 109 mm dan 622 mm. Pola deformasi menunjukkan penurunan terbesar terjadi pada zona tengah inti kedap akibat akumulasi beban. Secara keseluruhan, deformasi masih terkendali dan tidak menunjukkan indikasi gangguan terhadap stabilitas bendungan. MSM efektif digunakan untuk memantau deformasi vertikal selama konstruksi.

Copyrights © 2026