Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, dan komite audit terhadap opini audit Going concern pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik purposive sampling menghasilkan 15 perusahaan sebagai sampel dengan total 90 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner karena variabel dependen berupa opini audit Going concern yang diukur secara dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit Going concern, sedangkan komite audit berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap opini audit Going concern. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi opini audit Going concern, seperti profitabilitas, likuiditas, leverage, financial distress, audit tenure, kualitas audit, reputasi KAP, dan opini audit tahun sebelumnya.
Copyrights © 2026