Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, tingkat utang, dan kinerja keuangan terhadap penghindaran pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor industrial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15 perusahaan dan pengamatan selama 5 tahun, sehingga diperoleh 75 observasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Secara simultan, pertumbuhan penjualan, tingkat utang, dan kinerja keuangan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara parsial, pertumbuhan penjualan dan tingkat utang tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan kinerja keuangan berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
Copyrights © 2026