Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana inflasi, arus kas operasi, dan nilai tukar memengaruhi return saham. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Laporan keuangan tahunan Bursa Efek Indonesia (IDX) digunakan sebagai data sekunder dalam penelitian ini. Perusahaan-perusahaan di sub indeks sektor Food & Beverage (F&B) yang terdaftar di IDX antara tahun 2020 sampai 2024 merupakan populasi penelitian ini. Pengambilan sampel bersifat purposive sampling digunakan dalam penelitian ini, dengan ukuran sampel 19 perusahaan selama periode 5 tahun, sehingga menghasilkan sebanyak 95 sampel perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa (H1) inflasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham; (H2) arus kas operasi memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham; (H3) nilai tukar tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham; (H4) inflasi, arus kas operasi, dan nilai tukar, semuanya memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham secara bersamaan.
Copyrights © 2026