Islamisasi tidak terbatas pada makna ajakan memeluk Islam. Lebih dari itu islamisasi adalah upaya untuk mengajak umat Islam merubah cara pandang hidup menuju cara pandang Islami dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal intelektualitas. Sementara itu, Negara Indonesia tengah mengalami degradasi intelektual. Bahasa Melayu yang telah berabad-abad efektif dan berhasil menyebarluaskan agama Islam serta mengembangkan ilmu pengetahuan agama, dirasa efektif untuk membentuk khalayak masyarakat yang berilmu dan beradab. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian literatur dengan sumber data berupa buku-buku dan artikel-artikel yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Melayu memiliki keunggulan dengan masyarakatnya yang memiliki keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi dalam menunjukkan identitasnya hingga kancah internasional. Selain itu, penerimaannya terhadap bahasa Arab adalah sebuah langkah cerdas untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengembangan intelektual. Merupakan suatu hal yang istimewa bahasa Melayu menyerap bahasa Arab yang notabenenya berbasis Al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan. Hal ini didukung dengan para ulama sebagai penyampai bahasa, yang juga membawa misi mengajak manusia kepada jalan yang benar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Bahasa Melayu telah mengukir sejarah karena keberhasilannya menyebarkan ajaran Islam. Ialah sebuah ajaran yang meninggikan derajat manusia dengan ketakwaan bukan strata sosial. Selain itu, bahasa Melayu dengan upaya Islamisasi juga berhasil mengembangkan ilmu pengetahuan dan melahirkan banyak ulama. Maka, prestasi gemilang tersebut tidaklah mustahil untuk menjadikan bahasa Melayu sebagai solusi bagi terjadinya degradasi intelektual saat ini.
Copyrights © 2026