Indonesian Journal of Fundamental Sciences
Vol 12, No 1 (2026)

Evaluasi Perbandingan Laju Transpor Sedimen Total dengan Beberapa Metode Empiris Di Sungai Bulango

Shakira Meydiva Usman (Universitas Negeri Gorontalo)
Rawiyah Husnan (Universitas Negeri Gorontalo)
Komang Arya Utama (Universitas Negeri Gorontalo)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

Peningkatan aktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat menyebabkan bertambahnya suplai sedimen ke badan sungai, yang berpotensi menimbulkan pendangkalan serta menurunkan kapasitas aliran. Kondisi ini dapat mempengaruhi karakteristik aliran sungai dan meningkatkan risiko gangguan hidraulika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik sedimen serta laju transpor sedimen total pada Sungai Bulango. Penelitian ini menggunakan metode Engelund–Hansen, Ackers–White, dan Yang’s dalam menganalisis Sungai Bulango. Lokasi pengambilan sampel sedimen dilakukan pada tiga titik pengamatan yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai, yaitu Longalo, Boidu, dan Telaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran butiran sedimen cenderung semakin halus dari bagian hulu menuju hilir sungai. Nilai diameter butir rata-rata (d50) pada bagian hulu sebesar 0,40 mm, bagian tengah sebesar 0,19 mm, dan bagian hilir sebesar 0,15 mm. Nilai berat jenis spesifik sedimen berkisar antara 2,63–2,75. Laju transpor sedimen total di Sungai Bulango dengan metode Engelund–Hansen berkisar antara 62,75-203,11 Ton/Tahun, Ackers–White berkisar antara 71,16-1.206,32 Ton/Tahun, dan Yang’s berkisar antara 934.609,06-14.848.377,00 Ton/Tahun. Metode Yang’s menghasilkan nilai transpor sedimen terbesar dibandingkan metode lainnya. Berdasarkan karakteristik fisik Sungai Bulango serta evaluasi terhadap hasil perhitungan, maka Metode Engelund–Hansen dinilai paling sesuai dengan kondisi  Sungai Bulango.  Keywords: Sungai Bulango, transpor sedimen, metode

Copyrights © 2026