Nihilisme merupakan kondisi yang mencerminkan krisis makna yang muncul akibat runtuhnya nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan manusia. Nihilisme sering direpresentasikan melalui tokoh-tokoh yang mengalami depresi dan keterasingan. Novel No Longer Human dipilih karena menggambarkan secara jelas keterasingan dan krisis eksistensial pada manusia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana nihilisme direpresentasikan melalui pikiran, perilaku, konflik batin, serta relasi sosial tokoh utama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dan teknik analisis berupa analisis konten. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam novel yang menunjukkan gejala nihilisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nihilisme pada Oba Yozo direpresentasikan melalui empat aspek utama, yaitu eksistensial, psikologis, moral, dan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tokoh Oba Yozo merepresentasikan bentuk nihilisme pasif sebagaimana dijelaskan Nietzsche, yaitu kondisi ketika individu menyadari runtuhnya nilai-nilai kehidupan, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan makna baru bagi keberadaannya.
Copyrights © 2026