Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi landasan untuk mengembangkan keterampilan membaca lanjutan. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri 2 Bebalang masih beragam, terutama dalam mengenali huruf dan kata, kelancaran membaca, serta memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan cerita bergambar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa kelas II SD Negeri 2 Bebalang Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca serta observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan membaca meningkat dari 64,55 pada prasiklus menjadi 74,43 pada Siklus I dan 82,39 pada Siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 45,45% pada prasiklus menjadi 72,73% pada Siklus I dan 90,91% pada Siklus II. Penelitian ini berimplikasi bahwa penerapan model TGT berbantuan cerita bergambar dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran membaca permulaan yang efektif, aktif, dan kolaboratif di sekolah dasar. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan referensi praktis bagi guru dan sekolah dalam merancang pembelajaran membaca yang inovatif, sekaligus menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya dengan cakupan subjek yang lebih luas.
Copyrights © 2026