Perceraian merupakan persoalan sosial yang terus mengalami peningkatan dan membawa dampak besar terhadap dinamika kehidupan keluarga. Tidak hanya pada pasangan yang berpisah, namun juga terhadap anak-anak yang menjadi bagian dari keluarga tersebut.penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dampak nyata dari perceraian orang tua terhadap perubahan keyakinan diri dan semangat belajar anak di lingkungan sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kondisi perceraian orang tua tidak secara langsung menurunkan self-efficacy anak. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari keluarga besar, wali, maupun guru yang tetap memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak sehingga anak tetap merasa aman, dihargai, dan percaya diri. Motivasi belajar anak tetap terjaga karena adanya dukungan lingkungan sekitar, baik dari keluarga maupun sekolah. Perhatian dari wali, guru, dan keluarga besar membantu anak tetap merasa diperhatikan sehingga semangat belajar mereka tidak menurun. Kondisi keluarga yang mengalami perceraian tidak selalu berdampak negatif terhadap perkembangan anak, khususnya dalam aspek self-efficacy dan motivasi belajar, apabila anak tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari lingkungan sekitarnya
Copyrights © 2026