Kegagalan komunikasi antar tenaga kesehatan dapat berdampak pada ketidakakuratan informasi klinis, keterlambatan tindakan, kesalahan pemberian obat, dan penurunan mutu layanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan mengenai komunikasi efektif, khususnya komunikasi terstruktur SBAR, dalam mendukung keselamatan pasien dan mutu layanan di RSU PKU Soemawidagdo Boyolali. Metode kegiatan menggunakan pendekatan in-house training melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 karyawan rumah sakit dan dilaksanakan pada 16 April 2026. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata skor dari 7,32 (48,77%) pada pre-test menjadi 13,26 (88,42%) pada post-test, dengan kenaikan rerata 5,95 poin. Sebelum pelatihan, seluruh peserta berada pada kategori kurang. Setelah pelatihan, 73,7% peserta berada pada kategori baik dan 26,3% pada kategori cukup. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman jangka pendek peserta mengenai komunikasi efektif antar tenaga kesehatan
Copyrights © 2026