Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko ergonomi postur kerja operator menjahit di sewing line 8 PT. XYZ menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) berbantuan perangkat lunak Angulus. Metode observasi dan dokumentasi dilakukan terhadap tiga operator yang memproduksi Nike sport pants untuk mengukur sudut deviasi tubuh atas. Hasil analisis menunjukkan bahwa operator 1 dan operator 2 memperoleh skor RULA akhir sebesar 3, yang termasuk dalam tingkat risiko sedang sehingga membutuhkan evaluasi serta perbaikan postur kerja. Sementara itu, operator 3 memperoleh skor RULA akhir sebesar 2 dengan tingkat risiko rendah. Ketidaksesuaian ergonomi utama yang ditemukan meliputi posisi leher menunduk, pergelangan tangan terlalu menekuk ke atas, dan posisi punggung membungkuk. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan adalah penyesuaian ketinggian kursi dengan mesin jahit agar sesuai dengan antropometri pekerja, serta penambahan bantalan penunjang punggung pada kursi untuk mengurangi kelelahan otot dan risiko gangguan musculoskeletal disorders (MSDs).
Copyrights © 2026