Polycaprolactone (PCL) merupakan polimer biodegradable yang berpotensi digunakan sebagai material bone plate karena memiliki sifat biokompatibel dan mampu terdegradasi secara alami di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi volume pelarut aseton terhadap sifat mekanik, densitas, dan laju degradasi pelat PCL yang dibuat menggunakan metode solvent casting. Pembuatan spesimen dilakukan menggunakan 6 gram PCL dengan variasi volume aseton sebesar 10 mL, 15 mL, 20 mL, dan 25 mL. Proses pencampuran dilakukan menggunakan hotplate stirrer pada suhu 60°C dengan kecepatan 300 rpm selama 15 menit. Pengujian meliputi uji densitas, uji tarik, pengamatan makrostruktur, dan uji degradasi menggunakan larutan NaCl selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume aseton menyebabkan struktur spesimen menjadi lebih berpori sehingga densitas dan sifat mekanik menurun, sedangkan laju degradasi meningkat. Variasi volume aseton 25 mL menunjukkan tingkat degradasi tertinggi, sedangkan variasi 10 mL memiliki struktur paling padat dan sifat mekanik terbaik. Berdasarkan hasil penelitian, variasi volume aseton berpengaruh terhadap karakteristik dan performa degradasi pelat PCL hasil metode solvent casting.
Copyrights © 2026