Bandung Conference Series: Business and Management
795-802

Analisis Faktor Budaya Organisasi pada PT Nagasakti Kurnia Textile Mills dengan Pendekatan CFA

Riska Widya Arrum (Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung)
Allya Roosallyn Assyofa (Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung)
Aditia Wirayudha (Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Organizational culture is an important factor influencing organizational effectiveness in achieving corporate goals. This study aims to analyze organizational culture factors at PT Nagasakti Kurnia Textile Mills using a Confirmatory Factor Analysis (CFA) approach. The factors examined include the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI), Leadership, and Behavior Norms. Data were collected through questionnaires distributed to 308 employees selected using proportional stratified random sampling. Data analysis employed a quantitative approach using CB-SEM with SmartPLS 4 software, supported by interviews with three informants from different organizational levels. The results indicate that all three constructs are valid and reliable organizational culture factors. The OCAI construct retained 6 of 12 indicators, while the Leadership and Behavior Norms constructs retained 9 and 10 indicators, respectively. Market Culture emerged as the most strongly confirmed dimension. These findings indicate that organizational culture at PT Nagasakti Kurnia Textile Mills is formed through a combination of OCAI, Leadership, and Behavior Norms, with varying levels of factor confirmation across the constructs. Abstrak. Budaya organisasi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor budaya organisasi pada PT Nagasakti Kurnia Textile Mills menggunakan pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Faktor yang diuji meliputi Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI), Leadership, dan Behavior Norms. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 308 karyawan yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan CB-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4 dan didukung wawancara terhadap tiga narasumber dari level jabatan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga konstruk terbukti valid dan reliabel sebagai faktor pembentuk budaya organisasi. Konstruk OCAI mempertahankan 6 dari 12 indikator, sedangkan konstruk Leadership dan Behavior Norms masing-masing mempertahankan 9 dan 10 indikator. Dimensi Market Culture menjadi dimensi yang paling kuat terkonfirmasi. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya organisasi di PT Nagasakti Kurnia Textile Mills terbentuk melalui kombinasi OCAI, Leadership, dan Behavior Norms.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSBM

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Bandung Conference Series Business and Management (BCSBM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen dan Bisnis dengan ruang lingkup Adjusted Exponential Smoothing, Bauran Produk, Capital Adequacy Ratio, Crash Program, Critical Path ...