Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, dengan penularan utama melalui droplet yang tersebar di udara. Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TB, dengan peningkatan signifikan di Provinsi Bengkulu pada tahun 2021-2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien TB paru di enam Puskesmas di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian observasional prospektif dilakukan pada Juli-September 2023 dengan 72 pasien TB paru di Puskesmas Padang Serai, Betungan, Telaga Dewa, Nusa Indah, Jembatan Kecil, dan Sawah Lebar. Data dikumpulkan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis secara univariat menggunakan Microsoft Excel 2021. Hasil: Mayoritas pasien TB paru berusia 18-35 tahun (44,4%), laki-laki (58,3%), berpendidikan SMA (70,8%), memiliki riwayat merokok (51,4%), dan 27,8% dengan riwayat diabetes melitus (DM). Faktor risiko seperti merokok dan DM konsisten dengan literatur global. Kesimpulan: Pasien TB paru di Kota Bengkulu didominasi kelompok usia produktif, laki-laki, lulusan SMA, dengan merokok dan DM sebagai faktor risiko utama. Intervensi seperti edukasi kesehatan, kampanye berhenti merokok, dan manajemen DM diperlukan untuk pengendalian TB.
Copyrights © 2026