Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan dan Edukasi Resistansi Antibiotik pada Mahasiswa Gizi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Kota Bandar Lampung Made Laksmi Meiliana; Indah Ana Resti
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v3i2.3238

Abstract

Antibiotic resistance is a global health problem that requires international efforts to prevent the ineffectiveness of existing antibiotics and support the development of new antimicrobial agents. The increasing use of antibiotics in the community must be accompanied by proper understanding regarding rational antibiotic use to minimize the risk of resistance. This community service activity aimed to provide education on rational antibiotic use and the dangers of antibiotic resistance to undergraduate nutrition students at STIKes Adila, Bandar Lampung. The activity was conducted through educational sessions using flyers, presentation slides, and interactive discussions to encourage active participation and improve understanding of the topic. Evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments to measure changes in participants’ knowledge levels. Descriptive analysis showed an improvement in participants’ knowledge, with the high knowledge category increasing from 0% during the pre-test to 85% in the post-test, while the low knowledge category decreased from 35.5% to 0% after the intervention. These findings indicate that educational interventions can effectively enhance awareness and understanding of rational antibiotic use and the prevention of antibiotic resistance. Therefore, continuous educational programs are important to promote responsible antibiotic use and support public health efforts in combating antibiotic resistance.
Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kota Bengkulu Syaripah Ulandari; Denny Ardhianto; Made Laksmi Meiliana; Okta Puspita
Jurnal Borneo Cendekia Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v10i1.657

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, dengan penularan utama melalui droplet yang tersebar di udara. Indonesia menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TB, dengan peningkatan signifikan di Provinsi Bengkulu pada tahun 2021-2022. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pasien TB paru di enam Puskesmas di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian observasional prospektif dilakukan pada Juli-September 2023 dengan 72 pasien TB paru di Puskesmas Padang Serai, Betungan, Telaga Dewa, Nusa Indah, Jembatan Kecil, dan Sawah Lebar. Data dikumpulkan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis secara univariat menggunakan Microsoft Excel 2021. Hasil: Mayoritas pasien TB paru berusia 18-35 tahun (44,4%), laki-laki (58,3%), berpendidikan SMA (70,8%), memiliki riwayat merokok (51,4%), dan 27,8% dengan riwayat diabetes melitus (DM). Faktor risiko seperti merokok dan DM konsisten dengan literatur global. Kesimpulan: Pasien TB paru di Kota Bengkulu didominasi kelompok usia produktif, laki-laki, lulusan SMA, dengan merokok dan DM sebagai faktor risiko utama. Intervensi seperti edukasi kesehatan, kampanye berhenti merokok, dan manajemen DM diperlukan untuk pengendalian TB.